16. Pembuatan Buket (Jasa)
Ada berbagai jenis jasa pembuatan buket yang dapat disesuaikan untuk berbagai perayaan. Buket tersebut tidak harus terbuat dari bunga, melainkan bisa terdiri dari benda-benda unik seperti sachet sambal favorit, voucher MAP, chicken nugget, lembaran uang, origami, dan lainnya. Semakin kreatif buket yang dibuat, semakin tinggi potensi penjualan.
17. Reseller (Jasa)
Sebagai seorang reseller, kamu dapat membeli stok dari toko yang sudah ada. Pastikan untuk memilih toko yang memiliki produk yang laku di pasaran. Yang kamu butuhkan hanyalah modal untuk membeli stok dan keahlian pemasaran. Untuk menghindari kelebihan persediaan, bisa juga dilakukan pre-order sebelum membeli barang dari supplier.
18. Dropshipper (Jasa)
Bagi yang ingin menjadi reseller tanpa modal besar, menjadi dropshipper adalah alternatifnya. Sebagai dropshipper, kamu hanya perlu memiliki keterampilan pemasaran untuk memasarkan produk yang sudah ada. Setelah mendapatkan pesanan, supplier akan mengirimkan produk langsung kepada pelanggan tanpa melalui kamu terlebih dahulu, dan kamu akan mendapatkan komisi.
19. Frozen Food (Makanan)
Dengan banyak orang yang harus berdiam di rumah, produk makanan beku menjadi sangat diminati. Meskipun memerlukan modal dan keterampilan memasak, harga jual makanan biasanya bisa memberikan keuntungan hingga 100 persen. Sebagai karyawan, usaha ini bisa dijalankan setelah pulang kerja, atau dengan membuka pre-order jika waktu terbatas.
20. Kue Kering (Makanan)
Camilan seperti kue kering juga populer di tengah pandemi. Jika memiliki oven di rumah dan senang membuat kue, kamu bisa membuka pre-order untuk kue kering. Produksi bisa dilakukan pada akhir pekan, ketika kamu tidak bekerja. Resep-resep kue kering dapat dengan mudah ditemukan secara online, dan kue kering biasanya bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi dari modal.
21. Gorengan (Makanan)
Meskipun penjual gorengan sudah banyak, kekhawatiran akan kebersihan menjadi alasan bagi banyak orang untuk tidak membeli. Dengan memprioritaskan protokol kesehatan, kamu bisa memasarkan gorengan yang juga bisa dijual sebagai frozen food. Pelanggan dapat memasaknya sendiri dengan minyak panas untuk memastikan kebersihan.
22. Kerupuk (Makanan)
Seperti gorengan, kerupuk juga menjadi pilihan makanan sampingan yang populer. Tidak semua orang bisa membuatnya, sehingga menjadikan ide bisnis ini potensial untuk menghasilkan keuntungan yang lumayan. Modal yang diperlukan relatif terjangkau, dan pemasaran dapat dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk melalui teman, keluarga, toko e-commerce, dan media sosial.
23. Sambal (Makanan)
Bagi pecinta makanan pedas, memproduksi sambal buatan sendiri bisa menjadi pilihan usaha sampingan. Produk sambal dapat dikemas dalam botol dengan modal awal yang terjangkau. Untuk memulai, kamu bisa membuka pre-order, dan setelah produk laris, bisa ditaruh di warung terdekat atau dijual melalui toko online.
24. Kopi Literan (Makanan)
Usaha kopi literan berkembang pesat di tengah pandemi, karena orang cenderung membeli kopi dalam jumlah besar untuk disimpan saat bekerja dari rumah. Meskipun menghasilkan laba yang lumayan, perlu diingat bahwa usaha ini memerlukan modal yang tidak sedikit untuk membeli biji kopi dan peralatan pembuatan kopi yang berkualitas.
25. Produk Kesehatan (Barang)
Produk kesehatan, seperti vitamin, suplemen, masker kain, tisu, hand sanitizer, dan disinfektan, menjadi kebutuhan wajib di tengah pandemi. Berbagai usaha sampingan dapat dijalankan dari ide ini, dengan catatan bahwa produk yang dihasilkan harus mematuhi standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah atau WHO.
26. Laundry Kiloan (Jasa)
Bagi mereka yang tinggal di daerah dengan banyak kos-kosan, membuka jasa laundry kiloan bisa menjadi pilihan. Meskipun memerlukan modal yang tidak murah, seperti mesin cuci dan mungkin mempekerjakan tenaga tambahan, ini dapat menjadi peluang usaha yang menguntungkan.
27. Fotocopy (Jasa)
Dengan hanya menggunakan printer dan kertas, kamu bisa membuka jasa fotocopy. Lokasi yang strategis, seperti dekat perkantoran, sekolah, atau universitas, dapat meningkatkan potensi penjualan. Sebagai karyawan, kamu mungkin bisa mempekerjakan seseorang yang dapat dipercaya untuk mengelola operasional sehari-hari.
28. Menjahit (Jasa)
Jika memiliki keterampilan menjahit, membuka usaha sampingan menjahit dan merapihkan pakaian adalah opsi yang baik. Modal yang dibutuhkan meliputi bahan dan mesin jahit. Pekerjaan dapat dilakukan setelah pulang kerja atau pada akhir pekan.
29. Desain Grafis (Jasa)
Dengan perkembangan dunia digital, layanan desain grafis sangat dibutuhkan. Kamu dapat mengambil proyek desain dari perusahaan yang membutuhkan layanan ini. Yang kamu butuhkan hanyalah laptop dan perangkat lunak desain seperti Photoshop, Adobe InDesign, atau Adobe Illustrator. Pelajaran desain online atau tutorial YouTube dapat membantu kamu membangun portofolio dan melamar pekerjaan sebagai desainer grafis.
30. Desain logo (Jasa)
Sama seperti desain grafis, desain logo juga bisa menjadi suatu usaha sampingan yang menguntungkan. Jika desain grafis mungkin lebih banyak memakan waktu, desain logo tidak terlalu menguras waktu kamu. Namun, penghasilan yang kamu mungkin dapatkan dari mendesain logo juga tidak sebanyak penghasilan saat mengambil proyek desain grafis.
Tambah komentar