Konsultasikan Rencana Pernikahanmu
Rp0

No products in the cart.

Mau yang murah tapi deg-degan atau harga wajar tapi hati tenang dan nyaman?

Rp0

No products in the cart.

Setelah Menikah, Mending Tinggal bersama Mertua, Mengontrak, atau Membeli Rumah dengan KPR?

Must Try

hellobrides
hellobrideshttps://thehellobrides.com
Hello Brides adalah wedding planner dan organizer profesional yang membantu merencanakan dan mengorganisir pernikahan Anda.

Terdapat tiga kebutuhan dasar manusia, yaitu sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (tempat tinggal). Oleh karena itu, ketiga aspek ini menjadi hal yang esensial untuk dipertimbangkan saat merencanakan pernikahan.

Namun, fokus pembahasan kali ini tertuju pada papan, yang merupakan permasalahan yang umum bagi pasangan yang baru menikah.

Dengan melihat kenaikan harga rumah saat ini, banyak orang yang menghadapi dilema dalam menentukan apakah lebih baik tinggal bersama orang tua, mengontrak, atau bahkan memutuskan untuk membeli rumah dengan sistem pembayaran cicilan, terutama jika belum memiliki dana yang cukup untuk membelinya secara tunai.

Setiap opsi hunian ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan tempat tinggal setelah menikah.

Berikut adalah beberapa plus dan minus dari opsi tinggal bersama orang tua berdasarkan hasil riset tim Hello Brides. Mari simak lebih lanjut!

Dalam mengambil keputusan tempat tinggal setelah menikah, banyak pasangan yang mempertimbangkan opsi untuk tinggal bersama orang tua atau mertua. Namun, keputusan ini sering kali menuai keraguan dari beberapa pihak.


Kelebihan dan Kekurangan Tinggal bersama Orang Tua.

Kelebihan:

  1. Dukungan dan Bantuan: Tinggal bersama orang tua atau mertua menyediakan dukungan emosional dan material bagi pasangan baru yang perlu menyesuaikan diri dengan kehidupan berumah tangga. Hal ini dapat membantu mengurangi beban penyesuaian setelah pernikahan.
  2. Keuangan: Tinggal bersama orang tua dapat mengurangi beban keuangan pasangan, seperti biaya sewa atau tagihan rumah tangga lainnya, yang biasanya harus ditanggung secara mandiri. Ini memberikan fleksibilitas keuangan untuk dialokasikan ke keperluan lain.
  3. Mengenal Keluarga: Kehidupan bersama orang tua membuka peluang untuk lebih mengenal pasangan dan keluarganya serta memahami cara interaksi mereka. Ini dapat membantu proses penyesuaian dan integrasi dengan keluarga pasangan.

Kekurangan:

  1. Keterbatasan Privasi: Tinggal bersama orang tua atau mertua mengimplikasikan keterbatasan privasi karena berbagai aktivitas harus dilakukan di bawah satu atap. Kesulitan dalam menciptakan ruang pribadi dapat menjadi tantangan, dan campur tangan keluarga dalam masalah pribadi seringkali tak terhindarkan.
  2. Sering Terjadi Konflik: Hidup bersama orang tua atau mertua berarti menangani lebih banyak kepala dalam pengaturan rumah tangga. Ini bisa memunculkan konflik, terutama jika nilai dan pandangan hidup keluarga berbeda. Menyatukan kepala dengan pasangan saja bisa sulit, apalagi jika melibatkan keluarga.
  3. Ketergantungan Ekonomi: Tinggal bersama orang tua dapat menciptakan ketergantungan ekonomi, terutama jika orang tua bersedia membiayai kebutuhan rumah tangga. Ketergantungan ini dapat menyulitkan pasangan jika mereka akhirnya harus tinggal secara mandiri, karena harus mengatasi kemandirian ekonomi.

Artikel Terbaru

Artikel Bermanfaat Lainnya: